Tiga bumbu yang meningkatkan kesehatan dan “membersihkan” paru-paru

Tiga bumbu yang meningkatkan kesehatan dan "membersihkan" paru-paru

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jenis makanan dan minuman tertentu membantu tubuh membuang zat berbahaya dalam tubuh.

Inilah tiga bumbu utama yang bisa “menyucikan” paru-paru Anda.

Kunyit

Penelitian telah menunjukkan bahwa spesies tanaman dari keluarga jahe ini meningkatkan pembersihan paru-paru dari zat berbahaya akibat merokok atau tinggal di lingkungan yang tercemar. Selain itu, mencegah penyakit pada sistem pernapasan.

Kunyit secara tradisional digunakan untuk kari dan masakan India lainnya, persiapan susu emas dan berbagai smoothie sehat. Untuk menikmati manfaat kunyit sebagai antiradang, campurkan dengan sedikit lada hitam.

Bawang putih

Bawang putih menambah rasa pada banyak hidangan, dan memiliki khasiat paling menyembuhkan saat dimakan mentah. Namun, perlu diingat bahwa bawang putih dalam jumlah banyak tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki masalah perut dan pencernaan.

Banyak khasiat penyembuhan dikaitkan dengannya. Mereka menyebutnya sebagai antibiotik alami, agen untuk membuka sumbatan pada saluran pernapasan, tanaman kuat dengan efek anti kanker dan anti inflamasi yang menekan jamur dan virus tertentu.

Ini mengandung allicin, yang menghancurkan infeksi pernapasan, dan banyak penelitian menunjukkan bahwa itu adalah penolong yang efektif dalam membersihkan paru-paru orang yang merokok, serta mantan pengguna produk tembakau.

Jahe

Jahe juga memiliki banyak khasiat obat. Ini memperkuat kekebalan, meningkatkan pencernaan, mengurangi kembung, mengurangi proses inflamasi dalam tubuh dan menghilangkan racun dari paru-paru dan bagian tubuh lainnya, oleh karena itu dianjurkan untuk perokok.

Meski akar berbonggol dengan aroma lemon ini berasal dari Asia Tenggara, namun dalam beberapa tahun terakhir semakin hadir di pasar kita. Ini paling sering dibuat menjadi teh atau ditambahkan ke minuman sehat, dan juga bisa digunakan sebagai bumbu masakan asin dan manis.

Jahe sangat ampuh. Anda tidak boleh makan lebih dari sepotong jahe berukuran sekitar dua sentimeter per hari. Jika Anda tidak yakin dengan dosis yang tepat, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

TARUHAN RADIO/SUMBER: Klix.ba

Author: John Hayes