NATO mengatakan sanksi terhadap Rusia membuahkan hasil, inilah yang paling sering dirujuk

NATO mengatakan sanksi terhadap Rusia membuahkan hasil, inilah yang paling sering dirujuk

Sanksi Barat mulai mengikis kemampuan Rusia untuk memproduksi senjata canggih untuk perang di Ukraina, penasihat militer utama NATO mengatakan kemarin, meskipun ia menambahkan bahwa industri Rusia masih bisa menghasilkan “banyak amunisi”.

Amerika Serikat, Uni Eropa dan negara-negara lain mengumumkan beberapa paket sanksi terhadap Moskow setelah invasi 24 Februari ke Ukraina, yang termasuk larangan penjualan teknologi canggih.

“Mereka semakin terhambat oleh sanksi – karena beberapa komponen yang mereka butuhkan untuk sistem senjata mereka berasal dari industri Barat,” Rob Bauer, seorang laksamana Belanda yang memimpin komite militer NATO, mengatakan kepada Reuters.

“Kami sekarang melihat tanda-tanda serius pertama dalam hal kemampuan mereka untuk memproduksi, misalnya, rudal jelajah pengganti dan senjata yang lebih canggih,” tambahnya.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan pada hari Selasa bahwa hilangnya teknologi karena sanksi Uni Eropa secara serius merusak kemampuan Moskow untuk mempertahankan produksi senjata.

Kedua belah pihak dalam perang menghadapi tantangan karena konflik konvensional membutuhkan pengeluaran untuk pasokan militer dengan tingkat yang tidak terlihat dalam beberapa dekade, kata Bauer.

“Sejauh yang kami tahu, Rusia masih memiliki basis industri yang signifikan dan mampu menghasilkan banyak amunisi. Dan mereka masih memiliki banyak amunisi,” tambahnya.

TARUHAN RADIO/SUMBER: Klix.ba

Author: John Hayes